Fakta Menarik Menguap Yang Belum Anda Ketahui

Jika anda berfikir menguap hanyalah indikasi dari tubuh yang mengantuk maka anda keliru. Tak sedikit mitos tentang menguap yang terlanjur beredar di masyarakat.

Kadangkala agak mengganggu apabila orang di sebelah kita asyik menguap sahaja begitu juga dengan admin di sini yang turut memiliki rakan yang sebegitu.

Semak beberapa fakta berikut, untuk mengetahui alasan yang menyebabkan keadaan menguap, seperti dipetik dari Times of India.

Gambar hiasan: Science Today

Menguap indikasi rendahnya oksigen dalam tubuh?

Banyak dari kita yang mempercayai anggapan bahawa menguap menandakan rendahnya kadar oksigen dalam tubuh. Namun dalam beberapa percubaan, tinggi rendahnya oksigen dalam tubuh ternyata tak memiliki sebaran hubungan untuk menhalang tubuh untuk menguap.

Gambar hiasan: Science Today

Menguap menunjukkan kebosanan

Menguap juga merupakan salah satu dari tanda kebosanan. Menurut sebuah eksperimen terhadap beberapa siswa berusia antara usia 17-19 tahun yang diperlihatkan video musik dan visualisasi batang berwarna-warni. Kebanyakan yan berasa bosan akan mulai menuap denan segera

Gambar hiasan: Science Today

Menguap meningkatkan kewaspadaan

Pernah bertanya-tanya mengapa kita menguap sebaik sahaja bangun dari tidur? Bahkan setelah bersantai dan tidur selama berjam-jam, kita masih lagi menguap. Hal ini kerana menguap dikaitkan dengan otot dan persendian yang meregang. Hal ini, pada gilirannya, mempersiapkan kita untuk meningkatkan kewaspadaan.

Gambar hiasan: Science Today

Menguap berlebihan indikasi penyakit

Anda harus berwaspada kebiasaan menguap yang begitu sering. Ini kerana menurut National Institutes of Health, pada beberapa orang, menguap berlebihan diamati sebagai reaksi yang disebabkan oleh saraf vagus dan boleh menandakan adanya masalah jantung. Dalam kes yang jarang terjadi, telah ditemukan bahawa menguap berlebih juga boleh menunjukkan adanya masalah pada fungsi otak.

Gambar hiasan: Science Today

Menguap memang menular

Robert Provine, seorang peneliti menguap mengatakan, menguap memang mudah menular meski hanya dengan melihat seseorang menguap. Menurut dia menguap merupakan bentuk transmisi emosional, sama seperti ciuman, senyuman atau pelukan. Semakin dekat anda dengan seseorang yang menguap maka semakin besar pula kemungkinan anda untuk menguap.

Baca lagi: Inikah Lelaki Transgender Pertama Di England Yang Lahirkan Bayi?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *